Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

2013/01/17

contoh makalah geomorfologi tentang teori pembentukan muka bumi

Download File, KLIK




BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Jagat raya adalah ruangan yang sangat luas, tidak terhingga tanpa batas tertentu. Jagat raya atau alam semesta terdiri atas galaksi-galaksi, salah satu diantaranya adalah galaksi Bima Sakti. Galaksi terdiri atas benda-benda langit yang membentuk sistem bintang. Tata surya merupakan bagian dari tata bintang. Planet bumi salah satu anggota tata surya.
Bumi mempunyai banyak kenampakan alam seperti adanya pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi, dan lain-lain. Dalam makalah ini akan menjelaskan secara singkat tentang Teori Pengapungan Benua(Continental Drift).yang dikemukakan oleh Alfred Lothar Wegener(1912) yang berpendapat bahwa bumi pada awalnya terdapat sebuah benua yang besar yaitu pangea dan samudra yang luas (Tethys Ocean).

B.     Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam perumusan makalah ini adalah :
a.       Bagaimana proses terjadinya bumi menurut Teori Apungan Benua?
b.      Siapa yang menciptakan Teori Apungan Benua?
c.       Apakah benua-benua yang ada di bumi ini begerak?

C.     Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penelitian dalam perumusan makalah ini adalah :
a.       Sebagai salah satu tugas mata kuliah yang harus ditempuh.
b.      Untuk dapat lebih memahami dan mendalami tentang analisis Teori Apungan Benua.
c.       Untuk menambah wawasan tentang Teori Apungan Benua.

D.     Metode Penelitian
Penelitian yang digunakan adalah metode Studi Kepustakaan dan Literatur. Yaitu pengetahuan yang bersumber dari beberapa media tulis, baik berupa buku maupun media lainya yang tentu ada kaitannya dengan masalah-masalah yang dibahas di dalam makalah ini.



BAB II
PEMBAHASAN

Taylor pada 19110, berpendapat bahwa kerak-kerak yang ada berada pada posisi saat ini disebabakan oleh adanya gaya deformasi yang dihasilkan dari kekuatan pasang surut. Kemudian pada tahun 1915, Alferd Wegener mempublikasikan idenya tentang kmungkinan benua-benua yang saat ini dulunya bersatu tetapi kemudian pecah melalui konsep pengapungan benua (continental drift) melalui buku “The Origin of the Continents and Oceans”.
Benua-benua yang mempunyai masa yang lebih rendah dianggap mengapung di atas lantai samudra yang lebih berat. Wegener menentang adanya keberadaan daratan penghubung yang kemungkinan runtuh menjadi kerak samudra dan konsep isostasi. Pembentukan rangkaian pegunungan yang terjadi akibat kontraksi tidak akan dapat menyebabkan gerakan horizontal sehingga menyebabkan terjadinya pegunungan. Wegener dalam bukunya yang keempat masih mengalami kesulitan untuk menerangkan gaya yang menyebabkan benua-benua yang mengapung tersebut bergerak.
Wegener menyatakan bahwa gaya penyebeb gerakan benua adalah gaya yang sama dengan gaya yang menyebabkan rangkaian pegunungan lipatan.
Bukti pendukung terjadinya gerakan benua oleh Alferd Wegener adalah :
Ø  keserupaan garis-garis pantai benua-benua yang dipisahkan Samudra.
Keserupaan garis pantai benua-benua yang dipisahkan Samudra Atlantik menjadi pemikiran awal konsep pengapungan benua. Data-data struktur tektonik Paleozoikum yang di Amerika Utara dan Eropa, Afrika bagian selatan dan Amerika Selatan dikumpulkan untuk menunjukan kecocokan struktur antar benua-benua tersebut.

Semua daratan berasal dari satu benua besar yang disebut pangea. Asumsinya didasari oleh :
a.       Terdapat kesamaan yang mencolok antara garis kontur pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan dengan garis kontur pantai barat Eropa dan Afrika.
b.      Bentangan-bentangan samudra dan benua-benua mengapung sendiri.
c.       Batas Samudra Hindia semakin mendesak ke utara. Anak benua India semakin menyempit dan makin mendekati ke Benua Eurasia, sehingga menimbulkan lipatan Pegunungan Himalaya.
d.      Green land semakin mendekat ke Amerika Utara.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Teori Apungan Benua ini menurut saya masih berlaku karena bukti-buktinya yang masih terjadi secara terus-menerus. Teori ini lebih mendekati kebenaran dibanding teori-teori yang lain.






DAFTAR PUSTAKA

Sriyono.2004.Buku Ajar Geologi Umum.Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.Semarang
Sudaryo.1990.Geologi Umum I. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.Semarang
http://showthread.php.htm
http://geoenviron.blogspot.com/2011/10/teori-tentang-pembentukan-muka-bumi.html

Tolong Tinggalkan LIKE atau Komentar!
SOCIALIZE IT →
FOLLOW US
SHARE IT →
Powered By: Pitikuye.blogspot.Com

Terima Kasih Telah Berkunjung:

0 komentar:

Poskan Komentar